My First Trip To Jogjah

Ba’da jumatan saya mendapat sms pengingat dari Aki Herry, bahwa siang itu saya harus bersiap-siap untuk menunaikan kopdar yang bertema “Pasak Boemi” dengan CahAndong, komunitas blogger Yogyakarta. Setelah mengantongi izin dari nyak-babe, segera saya menyiapkan barang-barang yang diperlukan seadanya. Kemudian mengontak Debe untuk janjian ketemu di pinggiran tol Bubat, Bandung. Sampai di lokasi, saya, Debe dan keluarganya menanti dengan sabar menunggu kedatangan Aki yang telah saya konfirmasi ternyata masih banyak kerjaan yang harus dibereskan.

adikna-debe1.jpgSembari menunggu waktu berdetak, saya bercakap-cakap dan bercanda ria dengan adiknya Debe… Ah, baru nyadar kalau kondisi badan saya tidak sepenuhnya fit, tidak sampai sakit sih tapi lemah dan masih lelah sehabis bebersih rumah yang diterjang banjir tempo kemarin plus kegiatan rutin lainnya yang membikin baterai energi saya terkuras drastis.

Setelah agak lama ditunggu-tunggu, akhirnya Aki datang juga. Ketika jarum jam menunjukkan pukul 16.30 barulah kami beranjak meninggalkan titik pertemuan setelah berpamitan dengan keluarga Debe dan Debe yang harus melepaskan pelukan berisak tangis dari Sang Adiknya. :D

On The Way…

Di tengah perjalanan saya sempat merasa was-was dengan gaya nyetirnya aki yang memicu adrenalin, terkesan ugal-ugalan dan lebih mirip dikemudikan pembalap mobil rally ketimbang pengemudi biasa :D . Tapi setelah mengetahui bahwa beliau senantiasa terbiasa dengan gaya itu dan bukan karena nekad, maka sirnalah kegelisahan saya. Saya memang tidak terbiasa menumpangi kendaraan yang melaju super kencang apalagi dilawan oleh jalanan bergelombang plus lobang-lobang yang menantang Xenia sepanjang perjalanan. Terbukti dengan hilangnya 2 dop dan 4 pelek yang benjol-benjol, tanda-tanda perjuangan Xenia menghadang jalanan yang garang itu. :lol:

Super Ngebut

Seorang Mina saja yang baru dijemput di Taman Rafflesia, Ciamis, tak lama setelah mendekam di dalam mobil sudah tak kuat lagi menahan “gempa buatan” yang ditimbulkan oleh Xenia. Sehingga kami harus memberikan kesempatan pada beliau untuk me-recycle sistem daya-tahan tubuhnya. Semoga cajuput yang saya sarankan ada manfaatnya ya, teh… :D

On The Spot…

Kami menjelajahi rute selatan yang konon katanya mencekam, melewati jalanan berpohon lebat diliputi pekatnya gelap yang hanya diterangi oleh riangnya bintang malam. Tak terasa jarak 230 mil telah kami lalui hingga waktu menunjukkan pukul 01.30 dini hari, kami pun sampai di kota yang identik dengan kaus oblong Dagadu-nya itu.

Seketika itu pula saya terbangun setelah sebelumnya dibuai oleh rasa lelap yang membuat mata ini merem – melek 5 watt. Tempat pertama yang dituju oleh kami adalah Jogja Plaza Hotel, tak lain tujuannya adalah untuk meng-istirahat-totalkan raga Teh Mina yang staminanya sampai mabok diobok-obok Xenia :mrgreen: dan bertemu dengan sebagian blogger CahAndong. Kami pun disambut hangat oleh mas antobilang, dkk, kemudian diantar ke lobby. Disitulah pertama kalinya saya bertemu muka dengan para pejabat CahAndong yang namanya pada beken di belantara blogosphere.

Dalam keadaan setengah sadar saya coba menyakinkan diri bahwa ini adalah NYATA, bahwa saya ada di Djokdja. Terlebih ketika melihat seorang Kakashi, yang membuat saya seolah-olah berada di alam mimpi. “Eh, itu Kakashi bukan ya? Atau saya yang mimpi kali ye?” tanya hati saya :D . OMG, keterlaluan sangat kalau saya tidak tahu bahwa beliau itu adalah seorang Mendugem Effendi. Aduh, maafkanlah saya yang tak bisa mengingat nama dan wajah kalian semua.

Perhelatan singkat itu pun berakhir pada pukul 02.00 dini hari, kemudian Xenia harus berjuang (lagi) mencari tempat peristirahatan sementara untuk tiga raga yang tersisa ini dan tempat kedua yang kami kunjungi ialah EmpirE, dining break and internet hotspot. Dimana kami merebahkan diri sambil menikmati minuman dan snack, sekali-kali berlayar ke alam cyber.

A Bit Moment In EmpirE

Tak lama setelah lewat pukul 02.30 kami meninggalkan lokasi tersebut, untuk mencari tempat penginapan yang layak. Tetapi sayangnya, semua hotel, motel, losmen dan yang lainnya sudah penuh dibooking pun sebagian ada yang sudah tutup. Maka, terpaksa kami harus muter-muter lagi dan ah, ternyata masih ada keberuntungan disaat-saat seperti ini. Pada pukul 03.20 kami beruntung bisa menginap di Hotel Bethesda dengan tarif Rp 2000,- per malam. :mrgreen:

Dan terlelaplah sudah 3 jiwa Batagoris ini.

On The Weekend…

Pagi Yang Indah

Pagi yang cerah nan indah telah datang menyelimuti jogjah, memandikan rumput hijau yang bergoyang disiram embun, dihiasi pendar bintang dengan tarian terakhirnya sebelum dijemput fajar, hawa dingin pun beranjak pamit disingkirkan sang surya…

Pukul 06.00 pagi kami sudah bangun untuk meneruskan perjalanan ini, terhirup segar hawa pagi yang menaungi jogjah. Energi Debe dan Aki tampaknya sudah terisi penuh, sedangkan saya hanya merasa terisi 60%-nya saja. Entahlah kenapa, tubuh ini masih saja terus mengeluh lelah. Di rumah barunya Tari, Aki menyegarkan dirinya dengan mandi sedang saya bersama Debe cukup dengan menbasuh muka dan gosok gigi.

Kurang lebih pukul 08.00 pagi, kami sudah berada di kampus UGM yang dicanangkan sebagai tempat berkumpul rombongan tur ke kuil Boko. Tampaklah hidung Mas Zam selaku tour guide kami dan saya juga sempat bertegur sapa dengan Zazi yang saya kira seorang cowok eh ternyata cewek, habis babyfaced banget sih tampangnya. *ditampar* :D Tapi sayangnya ia tak bisa ikut. Setelah berpose-ria kami semua pun berangkat menuju sasaran.

ugm.jpg

Selama perjalanan, tak dinyana kami akan diberi bonus satu paket yang berisi blogger dari Suroboyo, yaitu Swiwi!™ yang bonusnya dipersembahkan oleh Teh Mina. :D Sontak saja saya tersentak, tidak menyangka akan bertemu dengan salah seorang idola saya itu. Saya sempat bertanya pada Debe untuk memastikan apakah benar itu si Mrs. Fortynine. Ternyata tak salah lagi siapa sosok yang sedang saya saksikan. Ah, “Rasa ini… Tak mungkin bisa kuungkap lagi…” senandung The Titans pun membangkitkan perasaan saya saat itu yang… rasanya… em… Aduh, GROGIE™ banget deh! :mrgreen:

The Fans And Their Idol

makin romantis dengan panorama eksotis… *whit wiw witt.. *

Tak lama berselang, kemudian kami mendapati Mas Gun disaat saya sedang terkekeh-kekeh membaca komik yang dibawa Siwi, eh beliau malah mengalami nasib apes karena motor yang dikemudikannya tertabrak dengan motor penduduk setempat. Untunglah kejadiannya tak terlalu parah, meski kaki dan tangannya musti terluka.

Gun Terluka

Cepatlah sembuh, gun…

Namun, syukurlah kami semua selamat sehingga bisa sampai tujuan dan bergembira riang di situs Ratu Boko.

Panorama Eksotis

Selepas menikmati pemandangan eksotis yang mengelilingi Ratu Boko Sites, kami semua meneruskan aktiviti tracking menuju ruang hijau Ratu Boko yang kelak dijadikan sebagai ajang perkenalan diri. Ah, maafkan sesi perkenalan saya yang tak kumplit, karena, tidak tahu kenapa tiba-tiba mata saya terasa berputar di tempat. Jujur, kepala saya pusing. Bisa jadi ini adalah puncak kelelahan saya yang dipicu oleh demam panggung. Entahlah…

Kemudian dilanjutkan dengan permainan yang mengingatkan saya akan masa kanak-kanak dulu *Ih, childish banget deh :D * dan dipawangi oleh Mbak Memeth. Diteruskan dengan menjelajahi kuil pendopo, muter-muter menyambangi gua, tempat pemandian raja, dll dibawah terik matahari yang lumayan menyengat. Tapi, sebagian orang ada yang lebih memilih santai-santai saja dibawah tempat teduh.

Acara pun selesai tepat setelah jarum jam menunjukkan pukul 14.30 lebih sedikit ketika kami kembali lagi menuju Information Service, disitu kami melepas lelah sambil mengisi perut dengan makanan yang dibanderol Rp 9.000,-.

Pukul 15.30, semua orang sudah bersiap mengepaki barang-barang untuk kembali ke habitat aslinya masing-masing. Tapi, sebelum itu kami semua berpose ria dulu untuk mengakhiri acara Pasak Boemi ini.

Sesi Pemotretan Terakhir

Kami sendiri berangkat pulang menuju Bandung pada pukul 20.30 setelah jalan-jalan berdesak-desakan ditengah sesaknya pusat perbelanjaan Malioboro. Dan saya alhamdulillah sampai pintu rumah pukul 6 teng.

malioboro.jpg

Terima kasihku kuucapkan…

Saya panjatkan syukur pada Tuhan YMK yang telah memberikan keselamatan dan kesehatan pada kami semua selama perjalanan ini. Tak lupa saya ucapkan terima kasih sebesar-sebesarnya kepada Aki Herry yang telah memfasilitasi semua kebutuhan kami, terima kasih atas kaos inspirasional itu yang cukup mengobati kekecewaan saya karena tidak bisa membeli kaos aseli buatan Dagadu, Debe, Teh Mina, Antobilang, Alle, Alex, Annots, Mas Eko, Dina, Wiwikwae, tikabanget, och4, Swiwi™, Fany, Yutie, Zamroni, Effendi Gunawan, Nico W, dan seluruh blogger yang hadir pada acara Pasak Boemi yang sukses dilakoni ini. Ampuni saya yang masih geblek ijo di dunia blog ini sehingga tak bisa mengingat semua nama, wajah-wajah apalagi sampai kabel-kabel linknya yang berwarna-warni. Maafkan saya, kawan…

***

Perjalanan ke jogjah ini merupakan pengalaman pertama saya sejak… Ah, tidak tahu deh lupa? Setelah mengobservasi sekaligus bersilaturahmi, saya ingin sekali bisa bertandang lagi ke Jogjah, sebab ada impressi yang tak bisa saya jelaskan disini. Tapi, intinya saya ingin bersua dengan semua anak-anak CahAndong yang pada gokil, full spirit, rame dan pokoknya seru deh! Em… Kapan ya?

Makasih banget udah ngundang Batagor ke jogjah, dan kapan-kapan CahAndong juga main dong kesini. ;)

Thank You So Much For All

36 responses to “My First Trip To Jogjah

  1. ehem…
    :oops:

    foto kita berdua ngga terlalu mesra tuh Gie? :oops:

    entar ada yang marah lho…

  2. bolehkah saya hetrik?

    hohoho…

    aku tunggu di surabaya Gie…

  3. Lha wong aku dan dia sudah jadi mantan kok…
    Kalo ada yang marah?
    Bialin ah… Kalo dipikilin mah malah makin pusing aje..

    kwekekek… :mrgreen:

    Suatu saat nanti, tunggulah kau disana, chiw… ;)

    hohoho… :lol:

  4. cajuput itu apa gie? beneran lupa lho..cajuput itu apa ya…

    adoh…ini fans dan idolanya..ck ck ck…sejak bertemu lengket wae. Sirik ya sama gie, bisa ketemu lama sama zazi. Teteh cuma semenit, karena dijemputnya telat dari hotel… hiks… :cry:

  5. Sayang di Jogja cuma bentar ya :D

  6. eMina
    cajuput itu bahasa asingna ‘kayu putih’ gitu… :D

    hee…

    udah habis didonlot (baca: dihisap) kan, teh? ;)
    :mrgreen:

    hermansaksono
    Iya ni jadi pengin balik lagi ke jogjah
    huhu… :D

  7. wahhh sayah juga penasaran ama bandung, tp kali ini lg mengajak orang bandung ke Papua dulu, hehehehe.
    *mulai menabung demi kebandung* —wah be-rima

    Salam kenal…

  8. wah..wah….gie menebar kemesraan dimana saja.
    =)) kopdaran na seru bgt.

    Go Gie..!

  9. ah, dirimuh yang sunda sekali ituh..

  10. Andrew Anandhika Wijaya

    ahh dirimu tetap tak beruntung karena tak bisa bertemu diriku :cool:

    diriku ikutnya malah kopdar seleb di semarang….

  11. Ping-balik: Makloemat Pasak Boemi » CAHANDONG.ORG

  12. wah si siwi kemana2 bawaannya cari lanangan :lol:

    *ngacir*

  13. ocha
    Perjalanan ke jogjah ajah udah ngerasa jaaauuuhhh banget, apalagi papua…
    Pasti jauh pisan ya?

    Haa.. aku suka banget baca kata2 yang be-rima.. :D

    *jika tabungannya sudah membumbung, yuk kita berkunjung ke bandung… * :lol:

    Salam

    ina :oops:
    Hihi…

    Karena itulah saya berprinsip,

    Kemesraan yang kutanam kelak ‘kan kutuai nanti… ;)

    *halah… pletak… dijitak!* :lol:

    Yeah, G o o o o o o o G i e…!!!

    *heyaa… niru G o o o o o o o G l e nih*
    :mrgreen:

    -tikabanget-
    Ya, itu adalah wujud kecintaan saya terhadap budaya sunda.
    Makanya, nyunda saya kental. Sekalian numpang melestarikan basa sunda di ranah jogjah.
    Hee… :D
    Bangga deh jadi urang sunda. :)

    Hatur nuhun atas apresiasinya ya, teh tika… :D

    Andrew Anandhika Wijaya
    Halah..
    narsis amat mas celo…
    :D

    zam
    alhamdulillah ayeuna mah rada mendingan… :D

    hatur nuhun atas segalanya, mas zam… :)

    Kocak bener diri kau…
    Hehe… :mrgreen:

    dobelden
    Hu’uh iya..
    :lol:

  14. Foto saya. :evil:
    Foto saya. :evil:
    Foto saya. :evil:

  15. Andrew Anandhika Wijaya

    *numpang lewat*

    *injek-injek effendi tanpa alasan jelas*

  16. eh,. itu saya ikut ngga seh .. .

    btw,, kamu khilaf klo ngefans sama swiwi . ..:D

  17. Jogjaa.. jogjaa.. jogjaa.. :D

  18. hayoo blk kejogja lg :p

  19. hihihi, mana oleh2 dari jogjanyah, heheheheh

    pgn ke jogja jg euy

  20. funkshit berkata,

    Maret 25, 2008 @ 1:24 pm

    eh,. itu saya ikut ngga seh .. .

    btw,, kamu khilaf klo ngefans sama swiwi . ..:D

    halah…bilang aja kamu iri coz Blogie nggak ngefens sama kamu… :cool:

  21. hahaha….ga usah malu berasa childish gituh. liat aja tuh, om-om kamu di boko kemaren, tingkahnya ngalahin adeknya debe kali ya.
    liat tuh, om anto, om zam, pakde pepeng, pakde funkshit, dan om-om laennya.

    para om-om dan bapak2 itu pastinya seneng bgt dg game2 ini soale mrk bisa jd anak2 dg alasan, hehehehe…

    tapiiiiiii ati2 dg tante siwi yaaaaa…..

    kl kakak yg satu ini mah, baik hati dan penyayang…^^

  22. Wedew, saya kemana aja ya??! kok nggak tau kalau ada perhelatan blogger lintas kota gini :D

  23. Wah sepertinya asyik ya jalan2 ke jogja. Sayang kemaren gak bisa ikutan. Padahal aku juga ke jogja hari itu, tapi emang lagi ada keperluan bersama tim jadi gak sempet memampirkan diri ke pertemuannya.

  24. Effendi :P

    Andrew Anandhika Wijaya
    *monggo-monggo*

    *injek-injek celo tanpa alasan jelas*

    *ngakak dengan berdiri gagah*
    :mrgreen:

    funkshit
    aduh, siyal!
    ane lupa wajah funkshit? :D

    hmm…

    *kening berkerut*

    nico
    *megang megaphone depan bibir nico*
    :mrgreen:

    ekowanz
    ah, andai punya teleporter… :cry:

    chatoer
    huhuu.. :cry:
    oleh-olehna cuma satu, tur…
    yaitu,,,

    YOGYAKARTA TOURISM MAP dari Mirota Batik

    haha.. :mrgreen:

    chiw
    Kyaaa….
    :lol:

    restlessangel
    bukannya malu sih tapi agak risih gitu.. kan udah lamaaa banget aku nggak pernah menjamah gim yang so childish gitu.. haha… iya beneran nih om-om yang kemaren maen tuh lebih lucu daripada tingkah polah adekna si debe… kwkakakakkak… :mrgreen:

    oom-oom cahandong semuanya pada berjiwa muda, semanget banget, malah.
    salut deh! :D
    *applause*

    aahh..
    ada apa gitu ya sama tante swiwi?
    kok klitatan pada parno semua nih??
    *gigit-gigit jari*

    hihi.. so narsis… :D

    Donny Reza
    Makanya mas…
    rajin-rajinlah cek blog komunitas blogger ;)
    biar tak ketinggalan kereta..
    hehee… :D

    deniar
    hu’uh iya..
    pegel2 pisan ni kaki muter-muter dari boko sampe desak-desakan di malioboro..
    :D

    sayang sekali ternyata jadwalnya bentrok ya, den…

  25. Ping-balik: dhemit-dhemit ratu boko……. « r e s t l e s s a n g e l

  26. Ping-balik: Lho! Ada Batagoris Di Pasak Buminya Cahandong? « rumahkayubekas

  27. Ping-balik: Pasak Boemi Yogyakarta - Coffeland | Chaos Region | Incorporated

  28. sulamat datang semuga lekas sembuh…..
    besok-besok kalo perkenalan lagi, gak usah pake tersipu-siupu sampe merona merah dipipi yah ! Cukup Sri Bagindi kami yg mempunyai trademark seperti itu.

    .::he509x™::.

  29. jadi,, gimana pendapat Anda tentang Jogja..? sebagai wakil generasi muda Jogja *halah*,, saya mengucapkan terima kasih telah mengunjungi Jogja–yang Januari kemarin dicanangkan sebagai Kota Pariwisata Berbasis Budaya.. pintu Jogja masih terbuka sangat lebar kalo2 masnya mo balik lagi ke Jogja.. huehe…

    belum megang tugu kan..?
    belum ke taman sari kan..?
    belum makan yangko,, kipo,, dkk kan..?

    huehe…

    ayo,, balik lagi ke Jogja..!! wkeke…

  30. Liat foto-fotonya kok kayak saya lagi buka kacamata ya? Burem…goyang…nanar… :)

  31. MaNongAn
    Maklum dong mas..
    Saya ini orangnya pemalu… :oops:
    Tak suka ngomong di depan orang banyak apalagi disorot puluhan pasang mata…

    He..he.. :D

    anginbiru
    Belum pernah ngerasain n ngunjungin semua itu mas…

    Impresi yang saya dapetin tentang Yogya tuh…
    Budaya tradisionalnya kental banget!! Di setiap pojok kota selalu tampak embel-embel khas yogya, mulai dari bahasa, pakaian, adat, lingkungan, dsb.Beda kalo di bandung yang budaya aslinya samar-samar meredup… :?

    Salut deh buat anak-anak muda yogyakarta… :)

    Huhuuu… pengennnnnnn…….. :cry:

    Ratna
    Hehe… :mrgreen:
    Punten atuh teh,,,
    foto-fotonya sengaja saya buremin biar tampilannya terkesan sedang mengenang…
    :lol:

  32. wah,, ini pun kata orang2 tua juga udah mulai pudar.. makanya,, salah satu gaweyanku juga “ngangkat” citra Jogja sebagai kota pariwisata berbasis budaya lagi.. huehe..

    ayo ke Jogja lagi..!! ndak perlu duit banyak deh,, dijamin..!! kecuali kalo masnya mo nginep di Ibis,, makan di Gadjah Wong Resto,, trus transport ke Jogja pake Garuda.. wkeke…

  33. Eh iya apalagi tuh pemandangan bulak di jogjahnya yang dihiasi jejeran bukit-bukit itu,,, uhm.. ngangenin.. Alamnya eksotik deh.. :D

    Ya ya.. sudah sepantasnya kota jogjah dijaga dengan tegas ciri khas dan keotentikan budayanya biar para turisme kerasan berlama-lama disitu, jadi semoga aja pas pulang kampungnya nampaklah senyum yang terulas diparasnya sebagai tanda puas mengunjungi jogjah… hheeu.. :lol:

    Kalo gratis ya mau dong, mas..
    wkwkwk.. :mrgreen:

    *diinjak-injak*

    Eh Kang Dada, kalo Bandung mau dibanjiri para turis yu atuh ah urang galakkeun budaya tradisional sundana… :D

    Mari kita sukseskan sama-sama “Visit BLOGIE Indonesia 2008″
    ;)

  34. gratis..?! *du du du*

    yah,,, tak doain deh,, moga besok kapan2 masnya ada kesempatan lagi ke jogja… amien.. kikiki…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s