BLOGIE

Prasangka?

April 1, 2008 · 35 Komentar

Prasangka? Masih menjadi sebuah tanda tanya di peradaban modern ini. Manusia zaman sekarang semakin memiliki pandangan yang berbeda-beda terhadap satu objek. Tapi setiap persepsi seseorang terhadap orang lain terkadang selalu menjurus negatif dan persepsi itu seharusnya bersifat positif. Sebab tidak semua yang kita sangka terhadap orang lain adalah 100% bener.

Betapa besarnya pengaruh prasangka negatif sampai-sampai kita tidak percaya pada orang yang sangat dekat dengan kita sekalipun. Maka seharusnya kita pun kembali menyelami lebih dalam lagi pepatah kuno yang terpendam di benak, “Don’t judge a book by its cover”.

Zap!™ jangan menilai sebuah buku hanya dari sampulnya saja. Karena tidak setiap manusia yang bertampang sangar dan tampaknya kelihatan jahat memiliki hati yang jahat juga. Begitu pula tidak setiap manusia yang memiliki penampilan seperti orang baik memiliki hati yang baik pula.

Bila kita mengenakan kacamata, maka yang melihat tetaplah mata kita. Bukan kacamata itu. Dan keadaan yang sebenarnya terjadi adalah apa yang nampak dibalik kacamata. Bukan yang terpantul pada cermin kacamata itu. Demikian pula diri kita, yang sesungguhnya melihat adalah hati yang melihat melalui mata kita. Prasangka itu adalah debu-debu pikiran yang mengaburkan pandangan hati sehingga kita tak mampu melihat dengan baik. Maka, ucaplah prasangka negatif itu layaknya kita menyingkirkan debu dari kacamata karena keinginan kita untuk melihat lebih jelas dan jernih lagi.

Perspective Tattoo

Coba lihat gambar ilustrasi diatas, bagaimana persepsi sekilas anda setelah melihat gambar itu? ;)

Sebenernya, prasangka negatif itu hanya akan merugikan diri kita sendiri. Misal, jika kita menyangka seseorang mencuri, padahal dia tidak mencuri. Dan terbukti bahwa dia memang tidak mencuri, malah kita yang akan diberi hukuman. Ada juga menyangka seseorang yang memperkosa, jika terbukti tidak bersalah dan kalau kenyataannya memang begitu, bisa saja dia menuntut balik. Seperti tokoh Fahri dalam film Ayat Ayat Cinta, dituduh memperkosa Noura. Padahal kenyataannya tidak demikian, lantas si Bahadur dituntut balik karena tuduhannya palsu dan memang dialah sendiri yang memperkosa Noura.

Contoh terheboh tentang prasangka negatif, yaitu film “FITNA” besutan Geert Wilders yang menghangatkan memanaskan suhu atmosfer dunia blogger baru-baru ini. Dari judulnya saja sudah jelas bahwa film ini FITNAH! Sengaja dibuat untuk memecah-belahkan persabahatan antar umat beragama dan mengundang emosi kaum Muslim sedunia.

Ada lagi sampel terhangat tentang prasangka ini, tengoklah ucapan si Om Pakar Telematika yang menyatakan bahwa blogger itu penipu. Kenapa orang setenar itu bisa mengatakan hal demikian? Jawabnya, ah simpel saja – gaptek. Buktinya? Blog saja beliau tak punya. “So what gitu loh!” ketus Saykoji. Don’t judge a blog by its post, sir! Teliti sebelum membeli, ngeblog dulu baru ngomeng. Titik.

Ya sudahlah tak usah kita umpat-umpat lagi orang yang berprasangka negatif, mereka bersikap begitu mungkin karena ketidaktahuan terhadap objek yang dinilainya dan ketidaktahuan itu bukanlah sebuah dosa. Jadi, sebaiknya memang kita harus menyikapi hal ini dengan bijak.

Orang yang memiliki prasangka negatif tidak akan punya banyak sahabat yang baik. Karena mereka semua takut kalau kita akan menyangka mereka berbuat salah. Oleh karena itu mereka sangat membutuhkan seseorang untuk mendukung persepsinya. Akan tetapi, dunia sebenernya tidak butuh penilaian apa-apa dari kita. Dunia hanya memantulkan apa yang ingin kita lihat. Dunia menggemakan apa yang ingin kita dengar. Bila kita takut menghadapi dunia, sesungguhnya kita takut menghadapi diri kita sendiri. Begitulah mereka.

Saya pun kadang berprasangka negatif terhadap ibu saya sendiri, karena kemarahan-kemarahan beliau yang tampak dari luar memang seperti sedang menumpahkan segala kekesalan dan emosinya kepada saya. Namun, saya belajar bahwa sebenarnya rasa marah dari orang tua itu adalah rasa kasih sayang yang sangat besar kepada anaknya supaya kita bersikap lebih baik lagi. Setiap orang tua punya cara tersendiri dalam mengungkapkan kasih sayangnya terhadap kita. Ada yang mengungkapkannya dengan cara marah-marah seperti ibu saya, ada pula yang mengungkapkannya baik-baik dengan penuh kelembutan.

Well, setiap orang mempunyai sifat-sifatnya tersendiri. Tetapi mungkin di samping sifat-sifat negatif yang muncul ke permukaan, dibelakangnya ada sifat positif yang melebihi sifat negatifnya. Jadi yang paling penting adalah jangan menilai sifat seseorang hanya dengan sekali lewat, alias memberi penilaian dengan pandangan sekilas.

Terlalu banyak sekali kerugian yang akan ditimbulkan oleh prasangka yang buruk. Sebaliknya jika prasangka positif yang muncul, maka kita akan semakin memiliki banyak teman dan orang lain pun tidak akan berburuk sangka pada kita. Bagaimanapun juga kita seharusnya memiliki pandangan yang positif terhadap semua orang.

Keuntungan dengan memiliki persepsi positif tidak hanya itu saja. Masih banyak yang bisa kita dapatkan dengan adanya persepsi yang positif. Selama itu pula kita bisa menuai kebaikan, baik untuk diri kita sendiri maupun bagi orang lain. Nah, oleh karena itu prasangka negatif sangat merugikan bagi kita. Jadi sudah sewajibnya kita memiliki pandangan yang positif terhadap apapun dan siapapun yang ada di dunia ini.

Bahwasanya kita tidak bisa menilai buku dari sampulnya saja dan juga bahwa prasangka negatif akan membutakan mata hati manusia. Tapi prasangka negatif kadang dibutuhkan sebagai pertanda untuk memunculkan dan menegaskan pandangan positif yang tersembunyi dibelakangnya. Bukannya malah memunculkan prasangka-prasangka negatif lainnya yang menyesatkan dan tentu sangat meresahkan.

Sahabat yang paling baik dari kebenaran adalah Waktu, musuhnya yang paling besar adalah Prasangka, dan pengiringnya yang paling setia adalah Kerendahan Hati.

- Caleb Charles Colton -

Kategori: Artikel · Curhat · Renungan
Tagged: , , , , ,

35 tanggapan so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar

  • Kunjungan

    • 58,228 orang telah berkunjung
  • Spam

  • RSS Ngeplurk

    • gilangramadhan bertanya-tanya favicon facebook kok jadi beda ya?
    • gilangramadhan capek. Badan pugal pegel semuanya, abis maen parkour euy.
    • gilangramadhan sebentar lagi mau makan.
    • gilangramadhan tiba-tiba kangen ngeplurk. Huhu... Bolehkah aku ngeplurk lagi, kawan?
    • gilangramadhan sedang apdet databes anti virut...
    • gilangramadhan sedang frustrated...
    • gilangramadhan bilang Kucing! Mouse-ku yg rusak kemaren itu ternyata gara2 kabelnya digigitin tikus ndeblek! Pantesan aja ih rusaknya mndadak... *ngakak*
    • gilangramadhan akan Memulai semuanya dari awal... ~_~
    • gilangramadhan bilang regedit, msconfig, help center, task manager, boot safemode, semuanya dimatiin malware. Ini virus apa sih? Ada yg pny solusi gak?
    • gilangramadhan baru saja menonton video tentang Hari Kiamat. Realistik banget ilustrasinya...
  • Halaman

  • Long Road To 2009

    April 2008
    S S R K J S M
    « Mar   Mei »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • Meta