Masukan dari Juli 2008
*postingan curhat nggak penting*
Iya, saya akan istirahat dulu dari dunia per-blog-an. Karena dalam beberapa waktu ke depan saya ada “PR” alias “Pekerjaan Rumah” yang entah apa saya bisa menyelesaikannya sendiri atau tidak, plus masalah-masalah internal yang semakin bertumpuk-tumpuk di pundak saya
, yang mau nggak mau harus meninggalkan blogosphere untuk sementara gara-gara modem hape saya yang rusak!. Otomatis, semua aktivitas saya yang berhubungan dengan blog (termasuk blogwalking juga) nggak akan terurus lagi. Entah sampai kapan? Jadi, mohon maaf ya kalo saya jarang berkunjung dan berkomentar lagi di blog kawan-kawan. Maafkan…
Saya juga mohon maaf yang sebesar-besarnya pada kawan-kawan semua, bila ada perkataan dan kelakuan saya baik yang tertulis disini (blog dan ruang komentar) ataupun yang terucap di lisan, yang kiranya menyinggung perasaan kawan-kawan. Saya minta maaf untuk itu. Maafkan…
Maafkan atas segala kesalahan dan kekhilafan saya kepada kalian semua. Maafkan saya ya…
Hm.. Sudah jelas, saya akan amat sangat merindukan kalian semua hiks…
dan berharap dirindukan pula
.
Baiklah, sampai disini dulu. Makasih banyak atas waktu dan bandwidth yang terbuang percuma untuk membaca postingan nggak penting ini. Pokona™, HATUR NUHUN PISAN!!
Sampai jumpa lagi nanti, kawan!
Wassalam
As long as we have memories, yesterday remains
As long as we have hope, tomorrow awaits
As long as we have friendship, each day is never a waste
Kategori: Curhat
Ditandai: Curhat, diari, hiatus, istirahat
Ternyata bukan hanya dari acara-acara kontes pencarian idola aja yang menguntungkan operator seluler. Kali ini operator seluler bakal mendulang fulus segunung dari parpol yang akan berkampanye pada pemilu 2009 nanti. Beberapa waktu mendatang ada regulasi baru yang menyangkut kampanye via SMS.
Hm.. Efektifkah itu? Apakah tidak menjamin adanya penyalahgunaan dari parpol untuk sembarangan mengirimkan SMS (Spam)?
Di butir peraturan yang semuanya berjumlah lima butir disebutkan bahwa parpol tidak boleh melakukan push sms :
“Operator wajib menjaga kerahasiaan data pengguna ponsel sehingga baik parpol, capres, cawapres dan calon anggota DPD tidak boleh melakukan push sms ke semua pelanggan. Melainkan hanya ke konstituen atau simpatisan yang terdaftar.” [ Sumber ]
Lha? Ngapain ya parpol memboroskan uang untuk mengirimkan sms kampanye ke simpatisan mereka? Ah, itu sama aja dengan menabur garam ke laut alias mubazir!
Atau jangan-jangan, saya bukannya berprasangka, tapi kenyataan bahwa selalu ada saja kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh parpol menjelang pemilu untuk meraih tampuk kekuasaan. Hal itu bisa membuat masyarakat ilfil, dan cenderung menjadi golput.
Dengan aturan baru kampanye via SMS ini kemungkinan nanti kita bakal diserang SPAM SMS kampanye secara bertubi-tubi. Bahkan, katanya kampanye ini nggak hanya lewat SMS aja, tapi diperbolehkan juga berkampanye via ringtone, ringback tone, dll. Weleh.. weleh.. Siap-siap aja menyaksikan duel obral-gombal terseru di layar hape anda. He…
Dari 5 butir aturan yang ada, nggak ada yang menyebutkan bahwa masyarakat mempunyai hak untuk menuntut jikalau terjadi penyalahgunaan dalam mengirim kampanye lewat SMS.
Hm.. Saya aja udah nggak ngerasa nyaman dikasih sms spam sama operator selular langganan, apalagi kalo nanti di-spam oleh SMS kampanye?
Wuih… aksi spamming bakal nyebar-luas kemana-mana nih!
Semoga saja Mbah Akismet nggak loyo…
Kategori: Artikel
Ditandai: parpol, pemilu 2009, SMS Kampanye, Spam
Tak bisa dipungkiri bahwasanya Bandung khususnya, dan Jawa Barat pada umumnya sudah menjadi bagian dari perkembangan kemajuan zaman yang tidak terbantahkan dan tidak dapat dihindari. Adalah suatu kebanggaan tersendiri apabila daerah yang kita tinggali menjadi lebih maju dan mudah-mudahan masyarakatnya pun menjadi lebih makmur.

Namun dibalik kemajuan yang diraih, saya merasa khawatir karena budaya dan identitas budaya sunda baik disadari maupun tidak mulai dilupakan dan ditinggalkan. Hal ini bisa dilihat dari beberapa contoh yang mungkin juga kita atau saya lakukan.
Teraskeun ngabacana…
Kategori: Artikel · Curhat · Renungan
Ditandai: Bandung, Basa Sunda, budaya, Jawa Barat
Yak, akhirnya bisa ngepost lagi. Heheh…
Kali ini saya mau bikin posting award-award-an yang lagi ngetren belakangan ini. Entah siapa yang jadi trendsetter-nya, yang pasti saya taunya dari blog Mbak Carra, jadi biar saya nggak dibilang ketinggalan zaman so ikut-ikutan aja deh sekalian ikut nyemarakkin dunia penghargaan di per-blog-an ini.
Okey, saya akan me-review tentang blog-blog yang menurut saya bagus dan layak dikunjungi, yang ditinjau baik dari segi design, konten maupun kecepatan loading-nya. Mm… Dan aturan untuk membuat postingan seperti ini, yah silakan anda lihat aja disini. *huhu… masi kentara deh kemalasannya*

(lagi…)
Kategori: Macem-Macem · Review
Ditandai: batagor, blogging, Review
Postingan nggak jelas. Cicintaan atawa apa ya? Ah, pokona™ pengin ngeblog aja lagi deh disini. Gara-gara blog tercinta saya, gilangramadhan.net rusak tanpa alasan yang jelas akibat keteledoran saya ngubek-ubek code dengan cara ngasal.
Fyuh…
Kategori: Curhat · Love · Nggak jelas · Puisi