BLOGIE

Masukan dari Desember 2008

Jadi, Dimana Tuhan Berada?

Desember 30, 2008 · & Komentar

Ada 3 pertanyaan yang dapat menggoyahkan iman :

1. Kalo memang Tuhan itu ada, mana bukti wujudnya?
2. Apa yang dimaksud dengan takdir itu?
3. Kalo setan diciptakan dari api kenapa dimasukkan ke neraka yang juga dibuat dari api? Tentu nggak menyakitkan buat setan, karena mereka memiliki unsur yang sama. Api.

Siapa yang bisa menjawab 3 pertanyaan diatas?

Penasaran? Temukan jawabannya!

Kategori: Artikel · Islam
Ditandai: , ,

People

Desember 16, 2008 · & Komentar

People,
You are a human
You made from ground
The ground that you are steping on
You come from a lowest place
But why you bluff?

People…

Kategori: Islam · Puisi · Renungan
Ditandai: , ,

Pamingpin anu Wani Miskin

Desember 15, 2008 · & Komentar

Satengah bulan deui ti ayeuna sakabeh bangsa Indonesa adeuk ngalangkungkeun hajatan gede di taun dua rebu salapan, nya eta PEMILU. *tapi abdi mah teu mimilu soalna teu acan gaduh izin nyoblos* :lol: Persiapan kanggo ngagolkeun eta hajat, nya tangtu pisan bakal ngagolontorkeun rupiah anu nol-nolna nepi ka ngagorolong. Hehe… :D Maksadna eta acis teh pasti bakal ‘diawur-awurkeun’ bahkan nepi ka kolong-kolong jambatan, kanggo kaperluan kampanye capres, caleg, jeung sajabana.

Cik geura tempoan di sakitar urang, di jalanan, di angkot, di tembok-tembok, di jero gang-gang, dimana bae weh asal aya jelema *sareng sato oge lah ya* :lol: anu uninga didinya – sok aya iklan kampanye tiasa anu mangrupa selebaran, brosur, baliho, spanduk, poster jeung amplop *ups* disebarluaskeun ka tengah-tengah masyarakat. Yen eusina teh jiga nu heueuh we bisa menyejahterakeun rakyat, ngamakmurkeun rakyat, jeung… naon deui nya? Ah, anu pasti mah lolobana obral janji teh bombastis, teu realistis. Pasombong-sombong, sami siga iklan perang tarif nu sejen tea.

Yuk ah santai bae ngabacana.

Kategori: Basa Sunda
Ditandai: , , , , ,

Keyakinan Seorang Muslim

Desember 14, 2008 · & Komentar

Buku bacaan adalah ilmuku
ilmu yang menjaga akalku, menutupi kebodohanku dan membuka mata hati juga meluaskan pikiranku

Pengalaman adalah guruku
guru yang selalu dan tak pernah berhenti mengajariku tentang kehidupan

Teladan baik adalah idolaku
idola yang selalu kutiru, kugugu dan kuikuti tindak-tanduknya untuk kujadikan cermin diri

Islam adalah jalanku
jalan bebas hambatan yang akan mengantarku ke tujuan dengan selamat

Al-Qur’anul Karim adalah penuntunku
penuntun sekaligus sahabat setia yang tak pernah bosan menemani, menasehati dan menghiburku di saat sedih

Jannah adalah tujuan akhirku
Tempat paling indah yang tak pernah kulihat, kudengar, apalagi kurasakan. Sedikitpun. Tak pernah terbayangkan nikmatnya bila aku diizinkan menjadi salah satu penghuni jannah yang konon berpenduduk sedikit

Aku adalah diriku
diriku harus mengendalikan tubuh ini agar tetap melangkah di jalan benar ibarat kendaraan melaju di jalan raya yang penuh halang-rintang, kelokan dan godaan

Hidup adalah ladang amalku
aku menuai apa yang kutanam. Hasil tuaianku kelak akan menjadi bekal untuk perjalanan panjang menuju alam kekal

Maut adalah penantianku
penantian yang selalu membuatku penasaran, sampai-sampai kutanyakan hal ini pada Tuhan, “Wahai Tuhanku, kapan aku mati?”. Dia tersenyum manis sambil menjawab, “Sempurnakan dulu sujudmu”.

Kategori: Islam · Puisi
Ditandai: , ,

Bencana Itu Bernama: Manusia!

Desember 12, 2008 · & Komentar

Bencana Manusia

Bencana Manusia

Alam, sebenarnya telah diciptakan dengan sistem pengelolaan yang selaras dan seimbang. Sempurna, nyaris tanpa cacat. Tetapi kenapa bila di sekitar kita terjadi banjir, longsor, gempa bumi dan lain-lain kita masih menyebutnya sebagai bencana alam. Apa memang alam yang menghasilkan dan menyebarkan bencana? Apa memang dari alam semua bencana itu bermula? Apakah memang benar begitu?

(lagi…)

Kategori: Islam · Renungan
Ditandai: , , ,

Ya Allah, Tolonglah Kami!

Desember 5, 2008 · & Komentar

Ya Allah, tolonglah kami!

Tolong selamatkan kami dari bencana yang Kau timpakan kepada orang-orang yang lalai mengingat-Mu

Ya Allah, tolonglah kami!

Tolong pelihara jiwa kami agar tetap basah menyebut nama-Mu, walau badan kami basah-kuyup karena murka-Mu

Ya Allah, tolonglah kami!

Tolong berikan kami kelapangan hati, walau Kau sempitkan persinggahan kami

Ya Allah, tolonglah kami!

Tolong berikan kami secuil rezeki-Mu agar tetap bernafas untuk dapat bersimpuh-sujud di hadapan-Mu

Ya Allah, tolonglah kami!

Tolong maafkan kami dan ampuni kami atas segala tingkah-laku kami yang selalu membuat Kau sakit hati

Ya Allah, tolonglah kami!

Tolong kuatkan hati kami agar tetap tegar menghadapi murka-Mu ini

Ya Allah, tolonglah kami!

Tolong jadikan kami hamba-hamba yang tetap bersyukur kepada-Mu

Ya Allah, tolonglah kami…

Ditulis pukul 9:00 pagi saat menjalani bencana banjir yang persis terjadi seperti banjir pada bulan April 2008. Namun banjir kali ini lebih parah lagi.

Kategori: Curhat · Islam · Renungan
Ditandai: , , ,

  • Kunjungan

    • 60,542 orang telah berkunjung
  • Banner

  • Spam

  • Meta