<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>BLOGIE &#187; Kesehatan</title>
	<atom:link href="http://gielardino.wordpress.com/category/kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gielardino.wordpress.com</link>
	<description>Ngobrol Seputar Bisnis Online</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Dec 2009 02:41:15 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='gielardino.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/15ddcf25d698f8670b379cae8c9e36d9?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>BLOGIE &#187; Kesehatan</title>
		<link>http://gielardino.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://gielardino.wordpress.com/osd.xml" title="BLOGIE" />
		<item>
		<title>Balita (jago banget) Merokok!</title>
		<link>http://gielardino.wordpress.com/2009/01/07/balita-merokok/</link>
		<comments>http://gielardino.wordpress.com/2009/01/07/balita-merokok/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 09:12:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gilang Ramadhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Macem-Macem]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Republik Rokok Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gielardino.wordpress.com/?p=248</guid>
		<description><![CDATA[Maulana Susanto, nama lengkapnya. Dia seorang bayi lima tahun yang doyan ngerokok di Malang, Jatim. &#8220;Susah-susah iso noto&#8221;  begitu sang ibu mengartikan nama belakangnya yang berarti, &#8220;biar hidup susah, mudah-mudahan bisa mengaturnya&#8221;. Namun sayang, harapan yang tertoreh pada nama tersebut nggak menjadi kenyataan, seenggaknya, belum berbuah kenyataan.

Sekilas nggak ada yang aneh dengan tingkah polah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gielardino.wordpress.com&blog=2345767&post=248&subd=gielardino&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><div id="attachment_251" class="wp-caption alignleft" style="width: 204px"><a href="http://gielardino.files.wordpress.com/2009/01/maulana.jpg"><img src="http://gielardino.files.wordpress.com/2009/01/maulana.jpg?w=194&#038;h=300" alt="Bocah Cilik Pecandu Rokok" title="Maulana Susanto" width="194" height="300" class="size-medium wp-image-251" /></a><p class="wp-caption-text">Bocah Cilik Pecandu Rokok</p></div><strong>Maulana Susanto</strong>, nama lengkapnya. Dia seorang <strong>ba</strong>yi <strong>li</strong>ma <strong>ta</strong>hun yang doyan ngerokok di Malang, Jatim. &#8220;<strong>Su</strong>sah-su<strong>sa</strong>h iso <strong>n</strong>o<strong>to</strong>&#8221;  begitu sang ibu mengartikan nama belakangnya yang berarti, &#8220;biar hidup susah, mudah-mudahan bisa mengaturnya&#8221;. Namun sayang, harapan yang tertoreh pada nama tersebut nggak menjadi kenyataan, seenggaknya, belum berbuah kenyataan.</p>
<p><span id="more-248"></span></p>
<p>Sekilas nggak ada yang aneh dengan tingkah polah dan penampilan anak yang akan menginjak usia ke-5, Mei nanti. Dia bermain biasa dengan temen-temen sebaya seperti umumnya anak-anak kebanyakan. Bahkan banyak orang yang menyebutnya sebagai anak yang lucu. Namun ada yang ganjil saat dia memegang sebatang benda 7 centi meter ditangannya. Sembari bermain, ya itu dia terkadang merokok bak orang dewasa!</p>
<p>Praktis, dia sudah kecanduan rokok selama dua tahun belakangan ini. Benda yang lazimnya dikonsumsi orang dewasa, tampak enteng dia kepulin. Bahkan Maulana terlihat lihai banget memegang, dan menyulut rokok. Dengan lincahnya dia ngisep dan ngeluarin asap rokok. Nggak hanya ngepulin asap rokok dari mulut aja seperti perokok <em>newbie</em>, tapi sudah bisa ngeluarin asap dari dua lubang hidungnya!</p>
<p>Bahkan ibunya sempat dibuat kaget saat dia ngomong, &#8220;<abbr title="Bu, saya udah bisa bikin asap bunder"><em>Mak, saiki beluke wes iso bunder</em></abbr>&#8221; ucapnya dengan polos. Weleh, weleh! Dia bisa ngeluarin kepulan asap rokok dalam bentuk lingkaran. Bah! Itu, kan sulit dan biasanya baru bisa dilakukan orang dewasa yang bener-bener <em>expert</em> ngerokok. Saya aja nggak bisa, secara saya bukan perokok. <em>Piye toh</em>? :rolleyes:</p>
<p><div id="attachment_253" class="wp-caption alignright" style="width: 285px"><a href="http://gielardino.files.wordpress.com/2009/01/maulana2.jpg"><img src="http://gielardino.files.wordpress.com/2009/01/maulana2.jpg?w=275&#038;h=300" alt="Asbaknya mana?" title="Latune endi?" width="275" height="300" class="size-medium wp-image-253" /></a><p class="wp-caption-text">Asbaknya mana?</p></div>Kebiasaan merokok Maulana berawal saat berusia 2,5 tahun, dari sekedar coba-coba rokok milik <abbr title="kakeknya"><em>mbahe</em></abbr>. Kakeknya memang terkadang ngasih rokok sama dia, sampai akhirnya ya, kecanduan deh. Sebenernya, si kakek, ibu dan juga neneknya, sungkan membiarkan anaknya merokok. Ya iyalah, ortu mana yang mau balitanya ngerokok? Tapi apa boleh buat, mereka sering serba salah menghadapi tingkah anaknya. Yang kalo nggak dikasih, malah nangis. Kalo diberi, ya khawatir juga sama kesehatannya.</p>
<p>Pernah suatu ketika, saat Maulana berdampingan dengan teman sebayanya sambil ngerokok dia ngasih wejangan kolot, &#8220;<abbr title="yang ngerokok saya aja ya, kamu nggak boleh"><i>seng ngrokok aku wae yo, kowe ga oleh</i></abbr>&#8221; celetuknya. Hihi&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  Lucu bin miris juga, ya. </p>
<p>Bocah ini biasa ngerokok 3-4 batang perhari, plus makan jajanan-jajanan yang biasa dibeli oleh anak-anak kebanyakan dan tentunya kebutuhan itu nguras kocek si ibu yang hanya bekerja sebagai karyawati pabrik rokok. Bocah yang kalo siang <abbr title="ngerokok">ngudut</abbr>, malam ngedot. Edan, apa kata dunia? <em>*geleng-geleng*</em></p>
<p><em>Well</em>, apa yang nyebabin seorang anak yang masih bau kencur itu merokok? Apa yang salah? Dan siapa yang harus disalahkan? Hm, nggak ada yang salah sebenernya dan nggak ada orang yang harus disalahkan. Nggak masalah juga orang mau ngerokok apa nggak. Sah-sah saja, terserah. Selama orang itu menyadari <a href="http://blog.ichanx.net/politic/bahaya-rokok-dan-bahaya-fast-food/" target="_blank">bahaya</a> dan kerugian yang ditimbulkan oleh rokok.</p>
<p><div id="attachment_249" class="wp-caption alignright" style="width: 160px"><a href="http://gielardino.files.wordpress.com/2009/01/co2.jpg"><img src="http://gielardino.files.wordpress.com/2009/01/co2.jpg?w=150" alt="Asap Rokok" title="co2" width="150" class="size-medium wp-image-249" /></a><p class="wp-caption-text">Asap Beracun</p></div>Namun yang patut diperhatikan sekarang adalah kepedulian dan kesadaran diri. Kapan situasi yang tepat untuk merokok dan gimana dengan kondisi orang yang nggak suka rokok? Yang benci bila hak udara bersihnya terkontaminasi oleh asap <abbr title="bahan bakar roket"><u>methanol</u></abbr>, <abbr title="gas beracun"><u>methane</u></abbr>, <abbr title="bahan insektisida dan herbisida"><u>nicotine</u></abbr> dan zat-zat beracun lainnya. Apalagi kalo didekat perokok ada ibu-ibu yang lagi hamil atau ada anak yang masih kecil. Masih tegakah kita meracuni mereka?</p>
<p>Saya berharap para perokok menyadari walaupun sedikit saja, bahwa selain dirinya ada banyak orang lain yang peduli akan kesehatan diri sendiri. Jangan jadi perokok egois, jadilah <a href="http://chikastuff.wordpress.com/2008/12/16/perokok-budiman/" target="_blank">perokok budiman</a>!</p>
<p>Perokok yang nggak egois, tentu dia lebih memilih mematikan rokoknya kalo ada orang yang nggak ngerokok di sekitar dia. Atau minimal, menanyakan dulu apakah orang yang berada didekatnya suka asap rokok atau nggak? Selanjutnya, perokok budiman akan tahu apa yang harus dilakukan. Atau misalnya lagi kalo ada anak-anak, <em>it&#8217;s a lot better to shut your smoke instead giving a bad example to our childs.</em></p>
<p>Dengan begitu, andaikata semua perokok di Republik <em>*rokok*</em> Indonesia ini punya kesadaran tinggi terhadap hal-hal diatas, nggak akan ada lagi Maulana-Maulana yang lain atau balita-balita yang meniru kebiasaan buruk orang dewasa. Bisa jadi kondisi kehidupan sosial dan kesehatan rakyat Indonesia bakal lebih baik dari sebelumnya.</p>
<p><em>I hope so. I&#8217;m hoping&#8230;</em></p>
<p>&#8212;<br />
<em>Foto dan sumber berita diadaptasi dari majalah Sabili edisi 1 Januari 2009</em><em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gielardino.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gielardino.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gielardino.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gielardino.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gielardino.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gielardino.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gielardino.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gielardino.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gielardino.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gielardino.wordpress.com/248/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gielardino.wordpress.com&blog=2345767&post=248&subd=gielardino&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gielardino.wordpress.com/2009/01/07/balita-merokok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/756631607b1b8a0090d8468627c0db86?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">GiE</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gielardino.files.wordpress.com/2009/01/maulana.jpg?w=194" medium="image">
			<media:title type="html">Maulana Susanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gielardino.files.wordpress.com/2009/01/maulana2.jpg?w=275" medium="image">
			<media:title type="html">Latune endi?</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gielardino.files.wordpress.com/2009/01/co2.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">co2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hari Lupus Sedunia</title>
		<link>http://gielardino.wordpress.com/2008/05/10/hari-lupus-sedunia/</link>
		<comments>http://gielardino.wordpress.com/2008/05/10/hari-lupus-sedunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 May 2008 06:07:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gilang Ramadhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Systemic Lupus Erythematosus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gielardino.wordpress.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Tahukah anda bahwa tanggal 10 Mei ini ditetapkan sebagai &#8220;Hari Lupus Sedunia&#8221;?
Ketika kita mendengar kata &#8220;Lupus&#8221;, pasti yang ada dalam benak kita adalah nama tokoh serial novel remaja karangan Hilman Hariwijaya yang kocak itu. Padahal, Lupus atau tepatnya SLE (Systemic Lupus Erythematosus) adalah nama penyakit yang nggak kalah danger-nya dibanding kanker, penyakit jantung, maupun AIDS. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gielardino.wordpress.com&blog=2345767&post=160&subd=gielardino&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tahukah anda bahwa tanggal 10 Mei ini ditetapkan sebagai &#8220;Hari Lupus Sedunia&#8221;?</p>
<p>Ketika kita mendengar kata &#8220;Lupus&#8221;, pasti yang ada dalam benak kita adalah nama tokoh serial novel remaja karangan Hilman Hariwijaya yang kocak itu. Padahal, Lupus atau tepatnya <b><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lupus_eritematosus_sistemik" target="_blank">SLE</a> (<a href="http://www.gemari.or.id/file/edisi85/gemari8520.pdf">Systemic Lupus Erythematosus</a>)</b> adalah nama penyakit yang nggak kalah danger-nya dibanding kanker, penyakit jantung, maupun AIDS. Kebanyakan orang merasa asing dengan penyakit ini.</p>
<p><span id="more-160"></span></p>
<p>Lupus berasal dari bahasa latin yang berarti serigala. Nama ini diambil karena gejala kemerah-merahan di wajah penderita Lupus yang menyerupai gigitan serigala. Secara medis, SLE merupakan penyakit sistem daya tahan tubuh atau kekebalan (autoimun). Pada penderita Lupus, antibodi cenderung diproduksi berlebihan. Antibodi disini ibarat tentara di suatu negara yang seharusnya melindungi rakyatnya (organ tubuh) dari musuh (penyakit) malah bekerja salah arah, menyerang rakyatnya sendiri, merusak organ tubuh sendiri, diantaranya : kulit, syaraf, otot persendian, mata, jantung, darah, hati, ginjal dan paru-paru. Wah gaswat kan?</p>
<p>Lupus sering disebut juga sebagai penyakit wanita aktif, karena sebagian besar penderitanya adalah wanita produktif usia 15 tahun sampai 40 tahun. Di Indonesia, jumlah penderitanya diperkirakan mencapai 1,5 juta orang, 90% penderitanya adalah wanita. Sementara di Bandung sendiri, 350 dari 3000 wanita diperkirakan menderita Lupus. Memang hingga saat ini belum ada yang pasti mengenai jumlah penderita lupus di Bandung. Namun, jumlah pasien lupus di Bandung dan sekitarnya, berdasarkan data Yayasan Syamsi Dhuha, yang juga menangani penderita lupus, terdapat 750 orang penderita lupus. Angka ini meningkat 250 orang dari tahun sebelumnya. Menurut Prof. Dr. Zubairi Djoerban, Sp.P.D, angka itu diperkirakan akan terus meningkat karena belum ada obat maupun pencegahannya. Perhatian pemerintah pun masih kurang.</p>
<p>Sampai sekarang, penyebab lupus yang sebenarnya belum diketahui. Dugaan sementara, lupus disebabkan oleh kombinasi antara gen yang cacat dan faktor lingkungan, seperti sinar matahari, stres, obat-obatan tertentu, hormon, infeksi dan virus tertentu. Diduga, walaupun belum terbukti secara ilmiah, orang tua dapat mewariskan faktor tertentu kepada keturunannya sehingga mereka rentan terhadap lupus. Akan tetapi, lupus bukanlah penyakit menular. Penyakit lupus seringkali disebut sebagai penyakit &#8220;seribu wajah&#8221;, karena dapat meniru berbagai macam penyakit dari keadaannya. Gejalanya pun sangat beragam dan dapat berbeda antara satu pasien dengan pasien yang lainnya, membuatnya sulit untuk dideteksi. Dari demam, nyeri otot dan sendi, rasa lelah dan lemas yang berkepanjangan, sariawan yang terus menerus, gangguan pencernaan, anemia, sakit kepala, sensitif terhadap sinar matahari, tekanan darah tinggi, hingga gagal ginjal dan stroke.</p>
<p>Umumnya, diagnosis ditemukan setelah dokter secara bertahap mempelajari riwayat kesehatan pasien kemudian menggabungkan beberapa keluhan itu. Lalu menganalisis hasil pemeriksaan tersebut di laboratorium. Hm.. kalo dokter aja sulit mendeteksi sehingga sering terjadi kesalahan diagnosa, gimana kita-kita yang awam ini? Pusing bin bingung? Nah, makanya bagi anda khususnya kaum cewek harus waspada dan lebih care terhadap badan. Kita sendiri, kalo menderita sakit yang nggak kunjung sembuh janganlah malas konsultasi ke ahlinya alias periksa ke dokter yang tepat. Karena jika Lupus dapat terdeteksi lebih dini dan diobati dengan tepat, maka penderita Lupus dapat hidup normal layaknya orang sehat. Kalo nggak, susah untuk mendeteksinya dalam tubuh karena Lupus menyebar dengan cepat.</p>
<p>Meski Lupus dikenal sebagai penyakit berisiko tinggi, penderita Lupus nggak perlu merasa khawatir berlebihan, karena para ahli kedokteran akan terus memperbaiki cara dan penanganan yang tepat bagi penyembuhan Lupus. Sekarang ini, sudah semakin banyak pilihan pengobatan untuk SLE yang memberikan harapan baru. Lagipula, yang harus kita yakini adalah Tuhan tentu nggak akan memberikan penyakit yang tidak ada obatnya. Setuju? Harus dong!</p>
<p>Berbarengan dengan peringatan &#8220;Hari Lupus Sedunia&#8221; pada tanggal 10 mei hari ini. Yuk mari kita sama-sama merenungi betapa beratnya beban penderitaan yang dialami oleh saudara-saudara kita, para penderita Lupus. Kita juga tentunya harus banyak bersyukur kepada Tuhan YME atas nikmat kesehatan yang tak ternilai harganya, yang masih dapat kita nikmati hingga detik ini. Maka berilah dukungan pada penderita Lupus. Tunjukkan rasa empati kita dan besarkanlah hati mereka. Perlakukan mereka sebagaimana layaknya kita memperlakukan orang tersayang, namun nggak perlu berlebihan dan jangan menganggap mereka berbeda.</p>
<p>Sebab, sekali lagi Lupus bukanlah penyakit menular.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gielardino.wordpress.com/160/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gielardino.wordpress.com/160/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gielardino.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gielardino.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gielardino.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gielardino.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gielardino.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gielardino.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gielardino.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gielardino.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gielardino.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gielardino.wordpress.com/160/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gielardino.wordpress.com&blog=2345767&post=160&subd=gielardino&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gielardino.wordpress.com/2008/05/10/hari-lupus-sedunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/756631607b1b8a0090d8468627c0db86?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">GiE</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>