Eiffel, Berdiri Karena Tulang Paha!

Menara Eiffel

Menara Eiffel

Siapa yang nggak tahu Menara Eiffel? Tempat paling romantis yang ada di seantero eropa, atau bahkan yang ter-romantis di seluruh dunia. Tempat yang selalu menjadi tujuan muda-mudi yang lagi jatuh cinta. Singkat kata, menara Eiffel adalah lambang kebanggaan kota Paris, ibukota negara Prancis.

Selain membuat orang kagum dengan keindahannya, menara ini pun benar-benar merupakan sebuah keajaiban teknik. Bangunan tinggi ini sungguh kokoh. Menara ini mampu menahan angin dan guncangan paling kuat. Tapi, tahukah Anda, sumber ilham di balik Menara Eiffel-lah yang justru paling menarik atau bisa juga dibilang unik.

Yep! Menara ini diilhami oleh rancangan tulang tubuh manusia, yakni tulang paha kuat yang menyangga sebagian besar berat tubuh. Ahli anatomi, Hermann von Meyer, yang mempelajari kerangka manusia di awal tahun 1850-an, menemukan hal yang cukup menarik. Dalam kedudukan tegak, tulang paha manusia mampu menopang beban seberat satu ton. Selain itu, tulang ini terbentuk atas jeruji yang saling berhubungan, seperti sebuah sangkar.

Di tahun 1866, insinyur Swiss, Karl Cullman menemukan bahwa struktur tulang bertumpu pada rancangan yang amat baik. Jeruji berbentuk sangkar ini mengurangi dampak beban atau tekanan apa pun yang dikenakan terhadap tulang. Ini karena jeruji tersebut disusun sepanjang garis gaya yang timbul saat berdiri. Cullman berpikir bahwa keajaiban penciptaan ini mungkin dapat pula digunakan dalam arsitektur modern.

Menara Eiffel pun dibangun dengan jeruji bak sangkar, persis seperti pada tulang paha! Diperlukan waktu lebih dari 26 tahun, sejak tahun 1887, untuk menyelesaikan menara berketinggian 321 dan berbobot sekitar 9.000 ton ini.

 

Struktur Jeruji yang meniru struktur tulang paha manusia

Struktur jeruji menara Eiffel yang meniru struktur tulang paha manusia

 

 

Subhanallah, keajaiban dari penciptaan Allah-lah yang menjadi sumber inspirasi bagi teknologi manusia. Kini, pengetahuan mengenai alam telah dimanfaatkan di banyak bidang, dari teknik rancang bangun hingga kesehatan. Dan pengetahuan ini telah memicu munculnya satu cabang baru ilmu pengetahuan: Biomimetika.

Ilmu biomimetika mempelajari rancangan atau desain di alam, dan menciptakan pemecahan masalah berdasarkan rancangan ini. Alasan mengapa rancangan di alam sedemikian sempurna sehingga mengilhami teknologi adalah karena seluruh alam ciptaan Allah. Allah yang Mahakuasa menyingkapkan contoh kearifan-Nya yang tak terhingga pada makhluk yang Dia ciptakan.

9 responses to “Eiffel, Berdiri Karena Tulang Paha!

  1. Subhanallah…

    Masih banyak lagi yang mungkin bisa dieksplorasi…

  2. oh krn tulang paha?
    klo yg krn tulang iga itu apa yah?

  3. banyak yah yang bisa digali dari ciptaan Allah

  4. Assalamu alaikum mas..
    wahh infonya bagus bgt nih…😀
    mas demi menjalin silaturahmi sesama blogger…
    aq udah pasang link km di blog aq, aq tunggu link baliknya yah, sebelumnya aq ucapkan banyak trima kasih..😀
    by http://bendeddy.wordpress.com

  5. wah, jujur aja saya baru tahu mbak…
    biomimetika juga baru denger

    salam kenal ya Mbak😀

  6. *liat komen di atas…

    mbak…😆😆 *kepingkal2*

    sejak kapan operasi plastik, Gie..???

    *kabur sblm Gie nyadar*

  7. Payah, dari dulu ga ada perkembangan
    Yang begini sih udah tahu

  8. ehmmm…
    info nya bagus nih buat tugas aku,,
    udah simpel, gag ribet, mudah di mengerti lagie!!!
    makasih ea…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s